Srikandi News

PENGEMBANGAN ALUTSISTA KOREA SELATAN

Berbagi Berita Ini Keteman
Korea Selatan

Sebagai negara yang secara resmi belum berhenti berperang dengan tetangganya, Korea Selatan senantiasa mengembangkan sistem senjata dan kemandirian industri senjatanya. Doosan DST sebagai salah satu produsen senjata Korsel me
 
miliki produk unggulan untuk segmen SHORAD yaitu Chun Ma (Pegassus). Secara bentuk luar, Chun Ma memiliki keunggulan dari sisi platform yang berupa kendaraan tracked lapis baja yang tentu saja meningkatkan perlindungan kru serta jenis medan yang bisa dilalui. Chun Ma sering disebut versi Korsel dari Crotale. Chun Ma ditujukan untuk menangkal ancaman dari ketinggian rendah dan medium. Dalam satu platform, terdapat Guidance and Control system dan 8 buah rudal siap tembak. Guidance dan control systemnya terdiri dari radar, FLIR, IR localizer dan CLOS. Chun Ma diklaim mampu beroperasi di segala cuaca, siang dan malam, segala medan, serta mampu beroperasi di tengah clutter dan hostile ECM. Radar Chun Ma mampu mendeteksi sasaran sejauh 20KM dan menjejak sasaran sejauh 16KM, ketinggian maksimal target adalah 5KM. Rudalnya memiliki jangkauan 9KM, ketinggian 5KM dan kecepatan Mach 2,6. Waktu reaksi Chun Ma diklaim sebesar 10detik.

Demikian sedikit tinjauan teknologi serta ulasan singkat dari beberapa contoh sistem SHORAD terkini yang digunakan oleh beberapa angkatan bersenjata di dunia. Dari beberapa contoh sistem diatas dapat kita garis bawahi bahwa mobilitas, kemampuan network centric warfare, serta kecepatan dan ketepatan penangkalan menjadi faktor utama dalam menyusun sistem SHORAD. Semoga dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang sistem pertahanan udara serta bisa menjadi pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam membangun sistem pertahanan udara demi menjaga kedaulatan NKRI. Salam pertahanan, NKRI harga mati!

(lembagakeris.net)